Ini Data Terbaru Korban Peristiwa Mina Asal Indonesia


Hingga artikel ini saya tulis (Minggu Siang, 27 September 2015), Tim PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) telah merilis data Jemaah Haji asal Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa Mina, Kamis 24 September 2015 lalu. Siaran pers yang disampaikan oleh Kepala Daker (Daerah Kerja) Makkah, Arsyad Hidayat, Jemaah Haji asal Indonesia yang meninggal dunia dalam Peristiwa Mina tersebut berjumlah 19 orang (lihat Tabel 1). Sementara itu, tercatat 6 jemaah masih dalam perawatan di beberapa RSAS (Rumah Sakit Arab Saudi). Berikut identitas Jemaah Haji asal Indonesia korban peristiwa Mina yang saat ini masih sedang di rawat:
  1. Zulaiha Alam, Kloter BTH 14, Nomor Paspor B1306305, dalam perawatan di RSAS Jizrul Mina
  2. Ubaid bin Komaruddin, Kloter JKS 61, Nomor Paspor B0745300, dalam perawatan di RSAS Jizrul Mina.
  3. Ending bin Rukanda, Kloter JKS 61, Nomor Paspor B0745297, dalam perawatan di RSAS Jizrul Mina.
  4. Arninda Idris, Kloter BTH 14, Nomor Paspor B1307797, dalam perawatan di RSAS King Abdullah
  5. Fadillah Nurdin, Kloter BTH 14, Nomor Paspor B1306258, dalam perawatan di Klinik 107 Makkah.
  6. Yusniar Abdul Malik, Kloter MES 7, Nomor Paspor B1060451, dalam perawatan di RSAS King Fahd Angkatan Bersenjata, Jeddah

Tabel 1. Daftar Jemaah Haji Indonesia yang Wafat dalam Peristiwa Mina 2015
NO
NAMA JEMAAH
KLOTER
NOMOR PASPOR
1
Eti Kusmiati Idit Supriadi
JKS 61
B0932959
2
Nani Unah Ratnani,
JKS 61
B0745299
3
Mohammad Yuhan Suprianto
JKS 61
A5737138
4
Koko Koswara Oyong Suwaryo
JKS 61
B0732931
5
Dede Kurniasih Sulaeman
JKS 61
B0745305
6
Dadang Barmara Memed
JKS 61
B0214365
7
Rasno Asyidik Kardan
JKS 61
B0745304
8
Hamid Atwi Tarji Rofia
SUB 48
B1467965
9
Abdul Karim Sumarmi Idris
SUB 48
B1023417
10
Abdul Halim bin Ali Satina
SUB 48
A4514455
11
Nero Sahi Astro
SUB 48
B1225386
12
Rochmani Pawiroredjo Karsodikromo
SUB 61
B1045049
13
Siti Muanifah Zainudin Sahlan
SUB 61
B1469941
14
Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar
BTH 14
A2708446
15
Adryansyah Idris Usman
BTH 14
A3826040
16
Yahman Mistan Meslan
UPG 10
B0693120
17
Susimah Slamet Abdullah
SOC 62
B0874968
18
Sri Prabandari Markani
SOC 62
B0875692
19
Ratna Abdul Gani Muhammad
BDJ 01
A0912791
 
Selain 19 jemaah di atas, teridentifikasi pula 3 (tiga) orang jemaah haji WNI (Warga Negara Indonesia) mukimin di Arab Saudi yang menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa Mina tahun ini. Ketiga jemaah WNI yang tercatat bekerja di Perusahaan Bin Ladin tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Akhmad Jamhuri bin Hisyam, Nomor Iqomah 2362046928,
  2. Wartoyo Usman Kalib, Nomor Iqomah 2389005337, dan
  3. Asdinur Sanuri Hamzah, Nomor Iqomah 2381436951.
(Nomor Iqamah adalah nomor identitas bagi WNI yang tinggal di Arab Saudi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi)

Kepala Daker Makkah juga melaporkan bahwa sampai dengan pagi hari ini (27/9), jumlah jemaah haji Indonesia yang belum kembali ke maktab atau ke kloter berjumlah 99 orang dengan rincian sebagai berikut:
  • 10 orang dari Kloter  BTH 14
  • 17 orang dari Kloter SUB 48
  • 57 orang dari Kloter JKS 61
  • 8 orang dari Kloter UPG 10, dan
  • 7 orang dari Kloter SOC 62.
Seluruh data di atas bersumber dari hasil update terbaru yang dilakukan oleh Tim PPIH Arab Saudi, hingga pagi hari ini (Minggu, 27 September 2015).
***
Untuk seluruh jemaah haji yang wafat dalam Peristiwa Mina tahun ini, semoga Allah mencatat mereka semua sebagai Syahid di sisi-Nya. Aamiin. (Lahumul Faatihah). Keluarga yang ditinggalkan semoga selalu sabar menghadapi segala ketetapan atau ketentuan-Nya. Para jemaah yang saat ini sedang dalam perawatan, semoga mereka semua lekas pulih, kembali bergabung lagi dengan Kloter masing-masing. Dan, semua jemaah yang belum kembali ke maktab atau kloter, semoga mereka dapat segera bergabung dengan kloter masing-masing dalam kondisi sehat wal-afiat. Aamiin.

0 Response to "Ini Data Terbaru Korban Peristiwa Mina Asal Indonesia"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.