Custom Search

My Quote My Life Principle

Agama yang berasal dari Zat yang Maha Tinggi (Al-'Aliy) sudah pasti berisi ajaran-ajaran yang paling luhur atau paling tinggi nilai kemaslahatannya bagi kehidupan. Mustahil ada ajaran makhluk yang bisa mengungguli keluhurannya. Membenci dan/atau menghina ajaran-ajaran yang paling luhur itu ibarat menengadahkan kepala ke langit sambil meludah. Semakna dengan meludahi wajah sendiri, bukan? La Ode Ahmad

Fokus menyempurnakan ikhtiar di jalan-Nya, biarkan rezeki mengalir mengikuti hukum-hukum-Nya, ikhlaskan hati menerima segala ketetapan-Nya, tak perlu risau dengan semua hal yang fana, karena ia akan segera lenyap sesuai batas-batas kesementaraannya. La Ode Ahmad
Relatif. Mulai usia 40-an, tak sedikit kuliner-kuliner favorit mulai menjadi pantangan. Makanan ini dilarang, makanan itu dicegah, makanan lainnya dibatasi. Sedih?? Jangan. Bersyukurlah. Takdir-Nya sedang bekerja melepas belenggu-belenggu tipuan kenikmatan duniawi yang memang fana, agar kita lebih mudah bergerak masuk dalam kenikmatan "kuliner-kuliner" Ma'rifat-Nya yang abadi. La Ode Ahmad
Saya membayangkan, kelak ketika BUKU catatan amal itu diperlihatkan, generasi milenium mungkin lebih banyak menyaksikan apa yang telah mereka lakukan dengan FACEBOOK. Sebagian diantara mereka memandang BUKU catatan itu dengan WAJAH lesu karena penyesalan yang tak berguna lagi, sebagian yang lain memandangnya dengan WAJAH sumringah penuh kebahagiaan. Dengan kata lain, FACEBOOK pada akhirnya ikut menentukan "BUKU" (Book) dan sekaligus "WAJAH" (Face) kita. La Ode Ahmad
Dalam hidup ini, ada yang konsisten mendukung dan membela kebenaran. Ada pula yang "konsisten" mendukung dan membela kebathilan. Karakteristik dunia memang demikian, dan itu artinya adalah, bahwa pada akhirnya keberhasilan itu ada 2 jenis: keberhasilan menggapai Ridha-Nya, dan "keberhasilan" mengundang Murka-Nya. La Ode Ahmad
Andaikan untuk dapat sampai di Terminal Makrifat butuh SATU Jalan DUA Lajur, maka jalan itu adalah ISTIQOMAH di lajur SYUKUR dan/atau lajur SABAR sambil terus menjaga kemurnian niat semata-mata karena ALLAH. La Ode Ahmad
Selama keindahan alam menautkan hati kita pada Allah, maka selama itu kita sedang berdzikir, dan berharap Tauhid kita terpelihara karenanya, tidak berpaling kepada selain-Nya. La Ode Ahmad
Globe atau Bola Dunia, di mata saya adalah ilustrasi analogis substansi dunia. Dengan bentuk "bola", maka perjalanan terjauh seseorang dlm mengejar dunia hanya akan membawanya kembali pada titik awal dimana dia memulainya, yang tidak lain adalah titik nol. Dengan kata lain, mengejar dunia adalah mengejar kekosongan nilai. Dengan bentuk "bola", dunia seakan-akan adalah kumpulan angka nol, dilihat dari segala penjuru mata angin. La Ode Ahmad
Telinga kita untuk mendengar ada dua. Mata kita utk melihat juga ada dua. Masing-masing berada di posisi yang benar-benar simetris satu sama lain. Sementara mulut kita untuk berbicara hanya ada SATU. Saya membaca fakta anatomis tersebut seperti merefleksikan sebuah pesan moral bahwa, pendengaran dan penglihatan kita diseting untuk selalu tabayyun, sebelum akhiirnya kita membuat "SATU" kesimpulan yang bisa kita suarakan di media apapun. Dalam pemahaman saya, tabayyun itu tidak hanya sebatas check and recheck, tapi sekaligus juga check and balance. La Ode Ahmad
Alam ini tak mungkin diciptakan oleh lebih dari satu Tuhan, atau MUSTAHIL tercipta dari Tuhan yang berbeda-beda. Maka untuk memakmurkannya, MUSTAHIL pula kalau masing-masing bangsa masih terjebak dalam kepongahan merumuskan sistem aturan yang berbeda-beda, sementara SATU TUHAN yang menciptakan alam ini sudah menyediakan SATU ATURAN yang MUSTAHIL SALAH. La Ode Ahmad
Kutipan-kutipan saya lainnya, sebagian telah dibukukan, bisa dilihat di tautan ini: Kekuatan Kata Kekuatan Jiwa

0 Response to "My Quote My Life Principle"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.