Urusan Visa, Ini Bedanya Haji Tahun 2019 Dibanding Haji Tahun Lalu

Terhitung mulai musim haji tahun 2019 ini, Pemerintah Arab Saudi menetapkan rekam biometrik sebagai prasyarat pembuatan visa jemaah calon haji. Musim haji tahun-tahun sebelumnya, termasuk musim haji tahun 2018 kemarin, rekam biometrik tidak menjadi prasyarat pembuatan visa. Bahkan, rekam biometrik dilakukan justru setelah jemaah calon haji sudah berada di asrama embarkasi, dengan visa yang sudah tercantum dalam paspor masing-masing jemaah, jauh sebelum pelaksanaan rekam biometrik dilakukan.

Kebijakan baru Pemerintah Saudi di atas, dinilai merepotkan oleh banyak pihak, terutama karena lokasi pelaksanaan rekam biometrik masih terbatas di kota-kota besar, sementara tidak sedikit jemaah calon haji kita yang berasal dari wilayah-wilayah yang jauh dari lokasi pelaksanaan rekam biometrik. Namun demikian, kebijakan baru di atas tetap harus diikuti karena sudah menjadi keputusan Pemerintah Saudi.

Di beberapa wilayah, proses rekam biometrik ini sudah dimulai sejak tanggal 11 Maret lalu. Perlu diketahui, pihak yang ditunjuk secara resmi oleh Pemerintah Saudi untuk melaksanakan rekam biometrik ini adalah VFS Tasheel, yang saat ini kantor pelayanannya baru tersebar di 34 titik.


Untuk kemudahan layanan kepada jemaah, pihak Kemenag RI sudah menyampaikan usulan kepada pihak VFS Tasheel agar menambah titik layanan lagi di 120 lokasi yang tersebar di kabupaten/kota pada propinsi dengan jemaah banyak dan lokasinya jauh. Misalnya, di Pulau Jawa, Sumut, Sulsel, dan beberapa daerah kepulauan. Kabarnya, pihak VFS Tasheel merespon positif usulan ini dan akan mengkajinya, dan mudah-mudahan bisa merealisasikannya dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama.

Berita baik lainnya, pihak VFS Tasheel akan membuka layanan bergerak atau mobile services di wilayah-wilayah tertentu. Di Propinsi Papua misalnya, direncanakan layanan bukan dalam bentuk kantor melainkan dalam bentuk bio mobile. Layanannya mirip dengan layanan perpanjangan SIM keliling. 

Pelaksanaan rekam biometrik ini dilakukan berbasis manifest daftar jemaah calon haji yang diterbitkan oleh Kemenag RI. Manifest itu diserahkan ke pihak VFS Tasheel untuk dilakukan input data, dan selanjutnya pihak VFS Tasheel membuat jadwal perekaman. Jemaah lalu datang ke kantor VFS Tasheel sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Berikut alamat Kantor VFS Tasheel di beberapa kota besar di Indonesia: 

Jakarta

  1. Pasar Raya Blok M - Lantai 1, Jalan Sultan Iskandarsyah II No. 1, Rt.03/Rw.01 Melawai Kebayoran Baru Jakarta Selatan, DKI Jakarta Indonesia.
  2. Cipinang Indah Mall - Lantai Dasar (GF), Jalan Raya Kalimalang No.kav. 88, RT.18/RW.3, Pondok Bambu, Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta Indonesia.
  3. Epiwalk - Lantai 2, Kawasan Rasuna Epicentrum, Jalan HR. Rasuna Said, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940.


Bandung
Click Square Mall (Jalan Naripan No.89, Kb. Pisang, Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia)

Surabaya
BG Junction, Jalan Bubutan No.1-7, Bubutan, Kota Surabaya, Jawa Timur Indonesia

Medan
Cambridge City Square - Lantai Dasar (Jalan S. Parman, Petisah Tengah, Kota Medan, Sumatera Utara Indonesia)

Makassar
VFS Tasheel - Front of Hotel The Rinra, Jalan H.M Daeng Patompo Panambungan, Mariso, Makassar , 90134, Sulawesi Selatan

Balikpapan
Balikpapan Ocean Square - Lantai 3A, Jl. Jenderal Sudirman, Klandasan Ilir, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur Indonesia

Banda Aceh
Gedung Pasar Atjeh - Lantai III, Jl. Diponegoro, Gapong Baru, kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh Indonesia.

0 Response to "Urusan Visa, Ini Bedanya Haji Tahun 2019 Dibanding Haji Tahun Lalu"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.