Cara Mudah Mengetahui Apakah Calon Jemaah Umrah Kena Visa Progresif atau Tidak



Hal yang harus dipastikan terlebih dahulu sebelum melakukan pengecekan visa progresif adalah, calon jemaah yang akan dicek memiliki paspor yang masih berlaku. Selain itu, komputer atau smartphone yang akan digunakan untuk mengecek visa progresif terkoneksi secara stabil dengan internet. Berikut beberapa langkah mudah untuk mengetahui apakah seorang calon jemaah umrah akan dikenakan biaya tambahan visa progresif atau tidak.

Baca juga: Alhamdulillah, Aturan Baru Visa Umrah Mulai Berlaku Tahun Ini

Pertama, silahkan masuk ke aplikasi pengecekan visa progresif melalui tautan ini: Aplikasi Pengecekan Visa Progresif. Tampilan yang akan terlihat setelah tautan tersebut terbuka adalah seperti Gambar 1 di bawah ini.
Gambar 1. Tampilan awal aplikasi pengecekan visa progresif.

Perhatikan, tampilan pada Gambar 1 di atas terdapat 3 (tiga) kolom yang wajib diisi dengan benar, yakni kolom kebangsaan/kewarganegaraan atau Nationality  (1), kolom nomor paspor atau Passport Number (2), dan kolom kode gambar atau Image Code (3). Khusus kolom 1 (satu) atau Nationality, input datanya dilakukan dengan cara memilih dari daftar yang tersedia setelah melakukan klik satu kali pada tanda segitiga kecil di ujung kanan kolom 1 (satu).

Kedua, inputkan data yang benar pada ketiga kolom yang tersedia sesuai data calon jemaah yang akan dicek. Pastikan, nomor paspor ditulis lengkap, termasuk huruf kapital yang biasanya tercantum di awal nomor paspor. Demikian pula halnya dengan kode gambar (image code) pada kolom 3 (tiga) harus diinputkan sesuai dengan yang terlihat di sisi kanan kolom tersebut.

Baca juga: Cara Mengecek Status Visa Amerika

Ketiga, setelah ketiga kolom sudah terisi dengan data yang benar, silahkan klik satu kali tombol Search yang terletak di bagian bawah kolom 3.  Jika calon jemaah umrah yang dicek tersebut tidak kena visa progresif maka tampilan pada aplikasi akan terlihat seperti pada Gambar 2a di bawah ini.


Gambar 2a. Hasil pengecekan data calon jemaah umrah yang tidak kena visa progresif.
Tampilan informasi dalam kotak merah pada Gambar 2a di atas jika diperbesar akan terlihat seperti dalam Gambar 2b berikut ini.
Gambar 2b. Tampilan pada aplikasi jika calon jemaah umrah tidak kena visa progresif.

Adapun jika calon jemaah umrah yang dicek tersebut ternyata kena visa progresif, maka tampilan pada aplikasi akan terlihat seperti pada Gambar 3a di bawah ini.

Gambar 3a. Data calon jemaah umrah yang kena visa progresif.
Sesuai tampilan pada Gambar 3a di atas, yang diberi tanda kotak merah, biaya Visa Progresif yang harus dibayarkan oleh calon jemaah umrah adalah sebesar SAR 2000 ( dua ribu Saudi Arabia Riyal), atau sekitar 7,5 sd 8 juta rupiah, tergantung kurs riyal terhadap rupiah. Informasi dalam kotak merah pada Gambar 3a di atas jika diperbesar akan terlihat seperti dalam tampilan Gambar 3b berikut ini.
Gambar 3b. Informasi biaya visa progresif umrah.

Kebijakan visa progresif ini, sepenuhnya adalah wewenang Pemerintah Saudi Arabia, yang bisa berubah dari waktu ke waktu, baik periode waktu berlakunya maupun besaran biayanya. Saat artikel ini ditulis, periode waktu pemberlakuan visa progresif adalah 2 tahun, yang artinya calon jemaah umrah yang akan berangkat umrah lagi sebelum lebih dari 2 tahun sejak umrah sebelumnya, akan dikenakan visa progresif. Jemaah tersebut akan terhindar dari visa progresif hanya jika umrahnya dilakukan setelah lebih dari 2 tahun terhitung sejak umrah sebelumnya.

Tersebar kabar bahwa dalam waktu dekat Pemerintah Saudi akan menghapus kebijakan visa progresif ini. Mengingat kepastian waktunya belum ada, sebaiknya para calon jemaah umrah selalu mengecek kepastian visa progresif ini melalui aplikasi yang tersedia, sebagaimana telah ditunjukan dalam tutorial ini. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Mudah Mengetahui Apakah Calon Jemaah Umrah Kena Visa Progresif atau Tidak"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.