Mengintip Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan


BPJS Kesehatan menyediakan sebuah aplikasi pengecekan status iuran bagi Peserta BPJS Kesehatan kategori PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah). Dalam bahasa sehari-hari, PBPU ini sering disebut juga dengan istilah Peserta Mandiri. Aplikasi pengecekan status iuran sebagaimana dimaksud di atas disebut Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan. Aplikasi ini berbasis Web, sehingga mutlak membutuhkan koneksi jaringan internet untuk bisa menggunakannya.
Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan sangat mudah penggunaannya. Cukup menginputkan 3 jenis data atau variabel pada kolom yang tersedia, lalu menekan Tombol Enter, atau melakukan klik pada Tombol Cek, sesaat kemudian akan tampil informasi yang berhubungan dengan status iuran peserta. Untuk lebih jelasnya, tampilan awal Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan adalah seperti Gambar-1 berikut ini:
Gambar-1. Tampilan awal Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan.


Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan ini menggunakan alamat web “https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-checking/” (tanpa tanda kutip). Alamat inilah yang digunakan untuk masuk dalam Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan. Pada Gambar-1 di atas, alamat web Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan tertera di address bar browser yang digunakan. Untuk lebih mempermudah penggunaan Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan, berikut penjelasan ringkas bagian-bagian dari aplikasi dimaksud. Perhatikan Gambar-2 di bawah ini:
Gambar-2. Keterangan penggunaan Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan.



Nomor 1 adalah Kotak Isian Nomor Peserta BPJS Kesehatan yang ingin diketahui status iurannya. Perlu ditegaskan, pada kotak tersebut hanya bisa diisi dengan Nomor Kartu BPJS Kesehatan, tidak bisa diisi dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan) maupun nomor-nomor yang lain.

Nomor 2 adalah Kotak Isian Tanggal Lahir, dalam hal ini tanggal lahir dari peserta BPJS Kesehatan yang ingin diketahui status iurannya. Sekali lagi, aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan ini hanya untuk Peserta BPJS Kesehatan kategori PBPU alias Peserta Mandiri; tidak berlaku untuk peserta selain PBPU. Perhatikan, penulisan tanggal lahir dalam kotak tersebut harus menggunakan format seperti yang tertera di samping kotak tersebut, yakni dd/mm/yyyy, yang berarti bahwa tanggal dan bulan ditulis dalam bentuk angka dua digit, sementara angka tahun ditulis dalam empat digit, yang masing-masing dipisahkan dengan tanda garis miring. Sebagai contoh, jika peserta BPJS Kesehatan yang ingin diketahui status iurannya itu memiliki tanggal lahir 5 Januari 1975, maka dalam kotak isian tanggal lahir tersebut harus diisi dengan angka 05/01/1975.

Nomor 3 adalah Angka Validasi. Angka Validasi ini muncul secara otomatis setiap kali membuka Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan, atau setiap kali melakukan refress pada Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan. Meski tidak sama, Angka Validasi ini memiliki kemiripan dengan CAPTCHA (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart). Bedanya, Angka Validasi benar-benar berupa angka seluruhnya, sementara CAPTCHA pada umumnya berupa kombinasi antara angka dan huruf. Baik Angka Validasi maupun CAPTCHA lebih sering ditampilkan dalam citra yang terdistorsi. Tujuannya sama, untuk menghindari spam atau aktivitas-aktivitas robotik yang tidak perlu pada sebuah aplikasi.

Nomor 4 adalah Tombol Pilihan Angka Validasi Lainnya. Tombol ini berfungsi untuk mengganti Angka Validasi yang tampil dengan Angka Validasi lainnya. Jika Angka Validasi yang terlihat agak sulit teridentifikasi misalnya, maka silahkan memilih Angka Validasi lainnya dengan cara melakukan klik tunggal (klik satu kali) pada Tombol Nomor 4 tersebut. Jika masih ingin mengganti Angka Validasi yang muncul dengan Angka Validasi lainnya, cukup lakukan klik tunggal lagi pada Tombol Nomor 4 tersebut. Perhatikanlah bahwa setiap kali melakukan klik tunggal pada tombol tersebut, maka Angka Validasi dalam aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan akan berubah.

Nomor 5 adalah Kotak Isian Angka Validasi. Sesuai namanya, kolom tersebut berfungsi sebagai tempat menginput Angka Validasi yang tampil dalam Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan sebagaimana dimaksud pada Nomor 4 di atas.

Nomor 6 adalah Tombol Cek. Inilah tombol eksekusi dalam Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan. Setelah data atau variable yang diminta telah terinput semua, maka saatnya melakukan klik tunggal pada Tombol Cek tersebut untuk menampilkan informasi yang berkaitan dengan iuran Peserta BPJS Kesehatan. Jika prosedur dilakukan dengan benar, dan tidak ada masalah dengan jaringan internet, maka setelah menekan (atau melakukan klik tunggal) pada Tombol Cek, paling tidak ada sekitar 10 jenis informasi yang akan ditampilkan, yaitu: nama peserta; nomor peserta; tagihan; denda; total tagihan; tanggal pembayaran terakhir; nominal pembayaran; saldo; status peserta; jumlah anggota keluarga.

Ingin mencoba seperti apa Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan bekerja? Silahkan masuk dalam aplikasi tersebut melalui tautan ini: Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan.

0 Response to "Mengintip Aplikasi Iuran Checking BPJS Kesehatan"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.