Awas Jangan Salah Pilih !!!

Hidup adalah pilihan, kata sebagian orang. Hidup adalah anugerah yang harus disyukuri, kata sebagian yang lain. Yup, semuanya saya kira benar, selama pilihan yang diambil bukan yang lain, melainkan "hidup adalah anugerah yang harus disyukuri" :D

Suatu hari memang saya pernah menulis sebuah status di akun FB saya sebagai berikut:
Lebih dari sekedar pilihan, hidup lebih bijak diyakini sebagai anugerah yang harus disyukuri tanpa batas untuk mempertahankan keabadian nikmat-Nya yang tak pernah bisa terhitung banyaknya. Adakah dalam hidup ini pilihan lain yang lebih baik selain pilihan  meyakini hidup ini sebagai anugerah yang harus disyukuri?

Tak bisa dipungkiri, dalam hidup kita seringkali berhadapan dengan situasi yang mengharuskan kita untuk memilih. Sebagian kita bisa menyaksikan sendiri bagaimana orang-orang menentukan pilihannya dalam hidup. Terkait dengan keyakinan atau keimanan misalnya, tiap orang memiliki preferensi sendiri dalam menentukan pilihannya. Ada yang rela kehilangan "sesuatu" demi mempertahankan iman, tapi celakanya ada juga yang sudi kehilangan iman demi mempertahankan "sesuatu".

Dalam ungkapan yang lain, lebih baik kehilangan "sesuatu" karena Allah, daripada "kehilangan" Allah karena "sesuatu".

إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ 


Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik (HR. Ahmad 5: 363)

Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dan Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali mengatakan bahwa sanad Hadits di atas shahih.

Dalam urusan transaksi jual beli, kebutuhan untuk membuat pilihanpun tak terelakkan, dan itu tidak masalah selama tidak salah dalam mengambil pilihan sikap.

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا – أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا – فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا 


Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam urusan politik, atau katakanlah dalam urusan Pemilu misalnya, dari banyak pilihan yang kita hadapi, silahkan membuat pilihan yang tidak berisiko besar menghilangkan keberkahan di dalamnya. Intinya, apapun situasi yang membuat kita berhadapan dengan pilihan, formula dasarnya adalah lebih baik kehilangan "sesuatu" demi mempertahankan iman, daripada kehilangan iman demi mempertahankan "sesuatu". Atau, lebih baik kehilangan "sesuatu" karena Allah, daripada "kehilangan" Allah karena "sesuatu". Itulah yang saya maksud dengan, Awas Jangan Salah Pilih !!! (Kekuatan Kata Kekuatan Jiwa)

La Ode Ahmad
La Ode Ahmad Assalamu'alaikum. Selamat datang di profil saya. Perkenalkan, saya La Ode Ahmad, seorang dokter, penulis, dan aparatur sipil negara yang saat ini mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Melalui blog ini, saya berbagi berbagai tulisan mengenai kesehatan, haji dan umrah, kebijakan kesehatan, perjalanan, serta refleksi kehidupan yang saya harapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Saya meyakini bahwa ilmu akan semakin bernilai ketika dibagikan, dan pengalaman akan semakin bermakna ketika dapat menjadi pelajaran bagi orang lain. Terima kasih telah berkunjung. Semoga setiap artikel yang Anda baca dapat menambah wawasan, menginspirasi, dan menjadi amal jariyah yang bermanfaat bagi kita semua. Salam hangat, La Ode Ahmad. Baarokallahu fiikum.

Posting Komentar untuk "Awas Jangan Salah Pilih !!!"