Memperpanjang Keindahan Umur Kedua Kehidupan Kita

Berikut adalah Audio Kultum Buya Hamka terkait dengan topik di atas:



Kultum Buya Hamka di atas, transkripsinya adalah kurang lebih sebagai berikut::

"Saudara-Saudara Pendengar yang terhormat,

Kita sudah mati hancur di kandung tanah. tapi masih hidup. Ada orang yang berumur sampai seratus tahun misalnya atau lebih sedikit, tidak pula banyak lebihnya itu. Belum saya mendengar berita di dunia ada orang yang berumur 200 tahun. Tidak. Paling banyak ya 120, 130 tahun, itupun sudah lemah.  Nah, dalam umur yang sekian pendeknya kita lalui di dunia, dia bisa kita panjangkan. Dengan apa? Dengan sebutan, dengan amal, dengan bekas tangan, dengan iman dan amal shaleh, sesuai dengan apa yang disebut di dalam pantun Melayu:

Pulau Pandan jauh di tengah
Di balik Pulau Angsa dua
Hancur badan di kandung tanah
Budi yang baik terkenang jua
Ada juga satu Syair daripada Syauqi, Penyair Arab Mesir yang terkenal:

إِحْفَظْ لِنَفْسِكَ قَبْلَ مَوْتِكَ ذِكْرَهَا. الذِّكْرُ لِلْإِنْسَانِ عُمْرٌ ثَانٍ 

Sebelum engkau mati, peliharalah Sebutan dirimu, yang akan dikenang orang daripada dirimu. Karena kenangan atas ketika hidup yang dulu itu adalah umur yang kedua kali bagi manusia. 

Banyak orang yang setelah dimasukkan ke dalam kubur, masuk sudah ditimbun kubur tadi, orangpun pulang ke rumah. Sebutan orang tadi keluar dari kuburnya, tiap hari dia keluar, setahun, dua tahun, sepuluh tahun, seratus tahun. Malah ada yang beribu tahun. Nabi kita Muhammad SAW, umurnya cuma 64 tahun, tapi beliau sampai sekarang sudah seribu empat ratus tahun, masih seperti kemarin saja, hidup beliau itu menjadi Sebutan siang malam. Nah, inilah maksudnya yang dikatakan orang yang sesudah mati dia hidup kembali, lebih panjang umurnya. Enam puluh empat tahun dibandingkan dengan seribu empat ratus tahun. Dan selama Adzan masih kedengaran di puncak Menara, entah ratusan ribu tahun lagi, itu Nama akan tetap hidup. Nah, ini yang kita syukuri kepada Tuhan".

Berikut adalah Audio Kultum Buya Hamka terkait dengan topik di atas:

0 Response to "Memperpanjang Keindahan Umur Kedua Kehidupan Kita"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.