Terlaknat Pelaku Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru

Komisaris Polisi Selandia Baru, Mike Bush, mengatakan jumlah korban meninggal dunia akibat penembakan di dua masjid telah bertambah menjadi 49 orang. Penembakan pertama terjadi di Masjid Al Noor di pusat Kota Christchurch, sedangkan penembakan kedua di Masjid Linwood di pinggiran kota. Aksi penembakan brutal itu dilakukan jumat (15/3) siang waktu setempat.

Selain korban jiwa, terdapat 20 orang korban luka-luka, 2 orang diantaranya adalah warga negara Indonesia (WNI), yakni seorang ayah dan anaknya, yang terkena tembak di masjid. Saat berita ini disiarkan, kondisi sang ayah dilaporkan sedang dalam perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU), dan anak dirawat di ruang biasa di rumah sakit yang sama, yaitu Christchurch Public Hospital.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan, ada enam warga negara Indonesia dilaporkan sedang berada di masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, saat insiden penembakan terjadi pada Jumat siang waktu setempat. Dari 6 WNI itu, 3 orang berhasil melarikan diri dan sudah bisa melakukan kontak.
Masjid Al Noor, Selandia Baru, lokasi penembakan brutal, Jumat 15 Maret 2019 (Sumber: The Sidney Morning Herald)
Kementerian Luar Negeri telah mengirimkan tim dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington untuk memastikan kondisi WNI lainnya serta memberikan perlindungan bagi ratusan orang Indonesia di kota terbesar di Selandia Baru itu. Dari data Kementerian Luar Negeri, terdapat 330 WNI tinggal di Christchurch, dan 130 di antaranya adalah pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di Selandia Baru.

Kementerian Luar Negeri RI juga menginformasikan, bagi keluarga dan kerabat WNI yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan bantuan konsuler dapat menghubungi hotline KBRI di Wellington pada nomor +64211950980 dan +64 22 3812 065.

Atas nama kemanusiaan, dunia harus mengutuk keras pelaku penembakan sadis yang telah merenggut puluhan nyawa serta menimbulkan korban luka-luka itu. Ini nyata-nyata perbuatan teroris biadab. Pelakunya harus mendapat hukuman seberat-beratnya. Nyawa harus dibalas dengan nyawa.

Komisaris polisi Selandia Baru, Mike Bush, menyatakan, sebanyak empat orang yang diduga pelaku telah ditangkap:Tiga pria, dan satu perempuan. Aparat keamanan setempat menemukan dua bom rakitan yang dipasang di kendaraan milik tersangka pelaku, dan barang-barang itu telah diamankan untuk diselidiki lebih lanjut.

0 Response to "Terlaknat Pelaku Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru "

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.