Nuansa Masjid Nabawi di Bumi Telukjambe Karawang

Tampilan Masjid Raya Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang, menjelang Maghrib (08/01/2020)


"Lelaki yang membuat aku iri itu berkata, selama panggilan hayya 'alal-falaah masih terdengar di telinga ini, maka selama itu pantang bagiku untuk tidak mendatanginya meski harus merangkak atau merayap, karena kuyakin itulah sejatinya panggilan menuju kemenangan"

Rabu, 8 Januari 2020. Menjelang senja yang  kuning merona. Kuberdiri di salah satu titik untuk mengabadikan sebuah momen. Kamera ponselku, kuarahkan pada bangunan masjid yang anggun mempesona.  Kutahu masjid itu masih dalam finalisasi pembangunan. Tapi, seolah telah sempurna aura keindahannya.

Masjid Raya Perumnas Bumi Telukjambe, adalah nama masjid itu. Memang, tak ada payung-payung raksasa di sepanjang pelatarannya. Tapi kubahnya yang hijau, dengan hiasan menara-menara berkarakter khas menjulang indah, mengingatkan pada sebuah masjid terbesar kedua di dunia, Masjid Nabawi, di Madinah Al-Munawwarah.

Kesan itulah sebenarnya yang membuatku membuat judul tulisan ini dengan kata-kata: Nuansa Masjid Nabawi di Bumi Telukjambe, Karawang, Jawa Barat.

Berikut beberapa tampilan yang saya abadikan dari hasil jepretan kamera ponsel.
Tampak bagian dalam Masjid Raya Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang, Jawa Barat. Foto diambil usai Shalat Maghrib (08/01/2020)
Tampak depan Masjid Raya Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang, Jawa Barat. Foto diambil setelah Shalat Maghrib (08/01/2020)
Masjid Raya Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang, Jawa Barat, lokasi potret di seberang jalan besar depan masjid, usai Shalat Maghrib (08/01/2020)

Masjid Raya Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang, Jawa Barat, foto diambil dari Taman Cellica, Bundaran Masjid Raya, setelah Shalat Maghrib (08/01/2020)


Siapa sebenarnya lelaki yang membuatku  iri,  dan menginspirasi kutipan diawal tulisan ini?

Dalam sejarah orang-orang shaleh, dialah Ar-Rabi bin Khutsaim, dikenal juga dengan sebutan Abu Yazid, seorang lelaki yang istiqomah melangkahkan kakinya ke masjid untuk  berjamaah, meski dalam keadaan sakit. Aku iri padanya.

Dan tulisan ini saya posting dengan motif melatih hati ini untuk mencintai masjid. Ada taman-taman Quran di sana, ada telaga-telaga makrifat di sana, yang akan membasuh  jiwa ini dengan kesejukan yang tiada tara. 

0 Response to "Nuansa Masjid Nabawi di Bumi Telukjambe Karawang"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.