 |
| Antara gambar/foto dengan cerita masing-masing mewakili kelucuannya sendiri-sendiri ... |
Saat motor
matic mulai
booming beberapa tahun lalu, suatu ketika saya pernah melihat sebuah sepeda motor
matic yang di bagian belakangnya terdapat sebuah stiker dengan tulisan yang bernada menyindir motor biasa ( bukan
matic): "Hari
gini masih oper gigi?
Cappe deeeh ..."
Apa yang terjadi kemudian? Hanya berselang satu hari saja, saya menjumpai sepeda motor biasa (
non matic) yang di bagian belakangnya dipasang stiker dengan tulisan yang seolah balasan atau sindiran balik atas stiker tersebut di atas: "Motor
matic, khusus untuk penderita rematic"
Hehehe... Di situlah kadang saya merasa harus tersenyum ...
Pada kesempatan lain, kujumpai sebuah sepeda motor tua merek Honda, sangat tua kira-kira produksi tahun 70-an, kelihatan kotor, tak terurus. Benar-benar butut motor itu, tapi oleh sang empunya masih sering dipakai ke mana-mana. Yang kusaksikan kala itu, pengendarannya adalah seorang anak muda berpakaian kumal dan berambut gondrong. Dari penampilannya, kuat dugaan saya kalau rambutnya jarang disisir, dan mungkin juga jarang mandi, apalagi keramas. Aku pikir, ini orang serasi bangat
nih dengan motornya ...
Meski begitu, ada sebuah stiker di sepeda motor itu yang dari tulisannya aku menyimpulkan kalau pemiliknya benar-benar PD (percaya diri)
abizz ... Stiker itu bertuliskan "MOTOR BARU BIASA, MOTOR TUA LUAR BIASA !!!"
Hehehe ... Di situlah kadang saya merasa harus kembali tersenyum ...
Location:
La Ode Ahmad
Assalamu'alaikum. Selamat datang di profil saya. Perkenalkan, saya La Ode Ahmad, seorang dokter, penulis, dan aparatur sipil negara yang saat ini mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Melalui blog ini, saya berbagi berbagai tulisan mengenai kesehatan, haji dan umrah, kebijakan kesehatan, perjalanan, serta refleksi kehidupan yang saya harapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Saya meyakini bahwa ilmu akan semakin bernilai ketika dibagikan, dan pengalaman akan semakin bermakna ketika dapat menjadi pelajaran bagi orang lain. Terima kasih telah berkunjung. Semoga setiap artikel yang Anda baca dapat menambah wawasan, menginspirasi, dan menjadi amal jariyah yang bermanfaat bagi kita semua. Salam hangat, La Ode Ahmad. Baarokallahu fiikum.
Posting Komentar untuk "Di Situlah Kadang Saya Merasa Harus Tersenyum"
Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.