Shalat Jumat di Masjid Riadhus Sholihin



Jumat, 22 Mei 2015. Kali ini saya Shalat Jumat di Masjid Riadhus Sholihin, Blok N, Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang, Jawa Barat. Dari informasi yang disampaikan Pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) sesaat sebelum masuk waktu shalat, Khotib adalah Bapak Dr. H. Sa’adudin, Anggota Komisi II DPR RI dari FPKS. Khutbah yang disampaikannya tentang 3 tipe manusia dalam kehidupan ini.

Pertama, orang yang sepanjang hidupnya hanya mencari dunia saja. Dari pagi hingga petang sampai ketemu pagi lagi, yang dicari dan dibicarakan hanyalah urusan dunia melulu. Urusan akhirat tidak terpikirkan sedikitpun. Tipe pertama ini tidak menyadari keterangan dari Allah bahwa wal-aakhiratu khairullaka minal-uula (akhirat itu lebih baik daripada dunia). Tipe ini mungkin bisa beruntung di dunia, tetapi di akhirat sudah pasti merugi.

Kedua, orang yang tidak mencari kehidupan akhirat karena menganggap sejumlah keterbatasan kondisi mereka di dunia ini merupakan penghalang untuk menggapai kebahagiaan akhirat. Kekurangan harta misalnya, atau kekurangan fisik umpamanya, dijadikan sebagai penghalang, atau bahkan seringkali dianggap sebagai pembenar untuk tidak melakukan apapun karena sejumlah ujian keterbatasan itu. Orang dengan tipe kedua ini, di dunia rugi, dan di akhirat apalagi.

Ketiga, orang yang mencari dunia, semata-mata untuk kebahagiaan akhirat. Untuk bisa menjadi manusia tipe ketiga ini, menurut penuturan Khotib, manusia harus memahami hakekat penciptaan Nabi Muhammad SAW. Dan ini berarti manusia harus makrifat; makrifat kepada Allah; makrifat kepada Nabi; makrifat kepada Rasulullah Muhammad SAW. Sebelum menutup khutbah pertama, Khatib menukil salah satu ayat Al-Qur’an dalam Surat Al-A’raf ayat 179 berikut ini:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيراً مِّنَ الْجِنِّ وَالإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لاَّ يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لاَّ يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لاَّ يَسْمَعُونَ بِهَا أُوْلَـئِكَ كَالأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُوْلَـئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Demikian 3 poin yang saya tangkap dari Khutbah Jumat kali ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua. Barokallahulii walakum ...

0 Response to "Shalat Jumat di Masjid Riadhus Sholihin"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.