Hari Kanker Sedunia, Pahami Tantangannya, Budayakan Perilaku CERDIK

Kanker termasuk salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Data menunjukkan, jumlah kasus Kanker terus meningkat dari tahun-ketahun. Dalam lingkup regional Asia Tenggara, Kanker membunuh lebih dari 1,1 juta orang setiap tahun. Prediksi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Kanker akan menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia pada tahun 2030.

Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari. Peringatan Hari Kanker Sedunia tahun ini mengangkat tema ''I Am and I Will" (Saya adalah dan Saya akan) dengan tujuan mengajak semua pihak terkait menjalankan perannya masing masing dalam mengurangi beban akibat penyakit Kanker. Rencananya, tema tersebut akan tetap dipertahankan hingga peringatan Hari Kanker Sedunia Tahun 2021. Untuk mengingatkan penegasan-penegasan tematik terkait momentum Peringatan Hari Kanker Sedunia, berikut adalah daftar Tema Hari Kanker Sedunia yang diusung setiap tahun, selama satu dekade terakhir ini:  
  • Tahun 2019 - 2021 : I Am and I Will
  • Tahun 2016 - 2018 : We Can I Can
  • Tahun 2015 : Not Beyond Us
  • Tahun 2014 : Debunk the Myths
  • Tahun 2013 : Cancer Myths - Get the Facts
  • Tahun 2012 : Together Let's Do Something
  • Tahun 2011 : Cancer Can Be Prevented
Kementerian Kesehatan RI melansir data kejadian Kanker di dunia dari GLOBOCAN yang menyebutkan, selama tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus baru Kanker dengan Angka Kematian (mortalitas) sebesar 9,6 juta kematian. Angka kejadian Kanker di dunia berdasarkan jenis kelamin adalah 1 dari 5 laki-laki, atau 1 dari 6 perempuan, dengan angka kematian karena Kanker sebesar 1 dari 8 laki-laki, atau 1 dari 11 perempuan.

Angka Kejadian Kanker di Indonesia adalah lebih kurang 136 orang per 100.000 penduduk. Dari jumlah kasus, Indonesia menempati urutan ke-8 di Asia Tenggara, atau urutan ke-23 di Asia. Angka kejadian Kanker tertinggi di Indonesia untuk laki laki adalah Kanker Paru yaitu sebesar 19 orang per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian lebih kurang 11 orang per 100.000 penduduk. Terbanyak kedua (pada Laki-Laki) adalah Kanker Hati sebesar 12 orang per 100.000 penduduk dengan Angka Kematian lebih kurang 7 orang per 100.000 penduduk. Bagaimana dengan kaum hawa?

Pada perempuan, kasus Kanker tertinggi adalah Kanker Payudara yaitu sebesar 42 orang per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 orang per 100.000 penduduk. Terbanyak kedua (pada Perempuan) adalah Kanker Leher Rahim sebesar 23 orang per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian lebih kurang 13 orang per 100.000 penduduk.

Untuk diketahui, program pencegahan melalui deteksi dini dan skrining penyakit tidak menular termasuk Kanker telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan melalui Perilaku CERDIK:
  • C = Cek kesehatan secara berkala
  • E = Enyahkan asap rokok
  • R = Rajin berolah raga/beraktivitas fisik
  • D = Diet yang sehat dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur dengan kalori seimbang
  • I = Istirahat yang cukup
  • K = Kelola stress dengan baik

Ayo, budayakan CERDIK, untuk kesehatan yang lebih baik.

0 Response to "Hari Kanker Sedunia, Pahami Tantangannya, Budayakan Perilaku CERDIK"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.