Kekuatan Kata Kekuatan Jiwa (1)


Malaikat apa yang akan kita sibukkan mencatat amal kita hari ini: Roqib, atau 'Atid? Cukup "saat ini" saja kita bertanya, karena setelah "saat ini" belum tentu kita masih bisa bertanya lagi, bolehjadi kita sudah di posisi yang ditanya. (La Ode Ahmad)

Saat telepon genggam (handphone) kita gunakan hanya untuk hal-hal yang makin mendekatkan diri kita kepada-Nya, maka sejatinya kita sedang menggenggam dunia. Jika sebaliknya, maka sesungguhnya dunialah yang sedang menggenggam (bahkan mencengkeram) diri kita. (La Ode Ahmad)

Pena yg benar-benar lurus tapi kemudian "terlihat bengkok" dalam gelas yang berisi air, sejatinya adalah sebuah "realitas tipuan mata". Agama yang benar-benar lurus (hanif) tapi kemudian "terlihat bengkok" dalam dunia yang berisi faham sekuler, sejatinya adalah sebuah "realitas tipuan hati". Yuk, pastikan kita tidak tertipu. (La Ode Ahmad)

Ibu adalah sekolah yang paling utama. Ayah harus menjadi guru yang paling utama di sekolah yang paling utama, untuk lahirnya generasi yang paling utama. (La Ode Ahmad)

Hal-hal kecil adalah ujian untuk jiwa kecil. Hal-hal besar adalah ujian untuk jiwa besar. Kerisauan muncul bukan karena besarnya ujian, melainkan karena kecilnya sandaran pada Zat Yang Maha Besar. (La Ode Ahmad)

Selengkapnya, lihat di tautan berikut:

0 Response to "Kekuatan Kata Kekuatan Jiwa (1)"

Post a Comment

Pembaca yang budiman, silahkan dimanfaatkan kolom komentar di bawah ini sebagai sarana berbagi atau saling mengingatkan, terutama jika dalam artikel yang saya tulis terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut. Terima kasih.